Koleksi E-Resources menurut pendapat Johnson adalah konten
elektronik yang diseleksi oleh pustakawan dari berbagai ragam sumber untuk
perpustakaan, dikelola oleh perpustakaan, serta disediakan untuk pemustaka.
Koleksi e-resources ini diperoleh melalui pembelian leasing atau
tersedia secara gratis yang mungkin diseleksi judul per judul atau dalam satu
paket.
Library of Congress juga menjelaskan e-resources sebagai
manifestasi suatu karya yang membutuhkan penggunaan komputer untuk mengakses
informasi yang terdapat di dalamnya, seperti CD-ROM, CD, ataupun DVD.
Menurut
Johnson, dkk dalam paper yang diterbitkan IFLA (International Federation of
Library Associations and Institutions) juga merinci kriteria seleksi
sumber-sumber informasi elektronik yang dituangkan dalam suatu kebijakan
perkembangan e-resources. Menurutnya kebijakan seleksi e-resources harus
memenuhi kriteria sebagai berikut:
1.
Isi (content)
Seperti
koleksi tercetak, sumber-sumber informasi elektronik harus memenuhi kriteria
isi seperti mendukung tujuan organisasi dan kegiatan riset dan akademi,
melengkap dan memperluas koleksi yang sudah ada yang sesuai dengan subyek
kajian, memenuhi standar kualitas seperti diakui (peer reviewed) dan
diterbitkan oleh penerbit yang memiliki reputasi.
2.
Persyaratan Teknis
Persyaratan
tersebut mencakup hal-hal sebagai berikut:
a.
Metode Akses
b.
Ontentifikasi
c.
Compatibilitas
d.
Browser
e.
Format isi
3.
Fungsionalitas dan Reliabilitas
Kriteria
seleksi lainnya adalah berkenaan dengan aspek fungsibilitas dan reliabilitas,
4.
Dukungan Vendor
Adalah
kriteria penting lainnya yang harus dipertimbangkan dalam melakukan seleksi terhadap sumber-sumber elektronik (e-resources)
5.
Supply
Seperti
halnya dalam bentuk tercetak, cara penyediaan (Supply) sumber-sumber
informasi elektronik juga penting untuk diketahui cara penyediaan ini mencakup
model pembelian dan harga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar